Situs Perumahan Baru You are at : Category Artikel / Single Artikel
Biaya Proses KPR Asuransi Jiwa KPR BTN
KPR Rumah

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
Share on

December 30th, 2015

Pada saat mengambil cicilan rumah di Bank, tentunya ada biaya yang harus dipersiapkan sebelum bank mengeluarkan dana pinjaman pada Anda. Biaya KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang perlu Anda persiapkan adalah sebagai berikut, disajikan oleh situs RumahTinggal untuk memberi pencerahan, saat Anda hendak membeli rumah ataupun berencana untuk membeli apartemen.

1. Biaya Tahap Awal Pengajuan Kredit
a. Biaya appraisal: Diperlukan oleh bank untuk menilai harga rumah yang Anda inginkan melalui KPR. Umumnya bank akan mengirimkan orang untuk melakukan peninajuan rumah yang akan di KPR-kan. Peninjauan dilakukan untuk melihat dari segi lokasi, maupun harga tanah yang kemudian akan dikalkulasi kira-kira berapa harga rumah tersebut. Dan setelah itu akan menjadi pertimbangan oleh bank saat menentukan pinjaman yang akan diberikan.

2.Biaya Kredit Disetujui dan Sebelum Kredit Dicairkan
a.Biaya uang muka: Anda diharuskan membayar uang muka jika pembeliannya secara kredit. Besarnya uang muka sebanyak 20%, tapi untuk aturan KPR baru rumah dengan ukuran besar harus melakukan uang muka sebear 30% dari harga jual rumah.
b.Biaya bank:
– Biaya provisi: Semacam administrasi, tapi bukan biaya administrasi karena bank juga relah mencharge biaya administrasi kepada pemohon.
– Biaya administrasi: Dikeluarkan oleh pemohon kredit
– Biaya asuransi jiwa KPR BTN: Diperlukan untuk mengcover peminjaman Anda ke bank jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan Jadi dengan adanya asuransi jiwa KPR BTN, Anda tidak perlu khawatir untuk meninggalkan utang pada keluarga.
– Biaya asuransi kebakaran: Biaya yang dikenakan oleh pihak bank untuk mlindungi rumah Anda jika suatu saat terjadi risiko kebakaran.

3. Biaya Notaris
Biaya ini tergantung pada masing-masing daerah, besarnya pinjaman kredit, dan tergantung dari notaris tersebut.
a. Cek sertifikat: Diperlukan oleh pihak notaris untuk mengecek keaslian sertifikat rumah yang akan Anda beli dengan cara KPR.
b. Perjanjian kredit: Dilakukan oleh notaris yang nantinya juga dikenakan biaya dan Anda sebagai pemohonnya
c. Balik nama: Diperlukan untuk balik nama dari penjual kepada nama pembeli
d. Akta jual beli: Diperlukan untuk pembuatan akta
e. APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan): Bank akan mengikat rumah sebagai jaminan kredit, sehingga tidak diperjual belikan pada pihak lain tanpa sepengatahuan Anda.
f. Jasa notaris lainnya

4. Biaya Pajak
a. Merupakan transaksi Anda yang wajib diperhatikan dan besarnya 5% dari harga transaksi.
b. NJOPTKP atau Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak sebesar 5% (lima persen)


« PrevNext »